Mendes Yandri Gulirkan Program TEKAD Untuk Dongkrak Ekonomi Desa Indonesia Timur

Sabtu, 29 November 2025

    Bagikan:
Penulis: Aqeela Inara
Fokus Program TEKAD adalah pada penciptaan nilai tambah ekonomi melalui pengolahan potensi sumber daya lokal, sehingga produk-produk dari desa Indonesia Timur dapat bersaing di pasar regional bahkan nasional.

Jakarta, Indonesia – Guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi desa di kawasan Indonesia Timur, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi resmi menggulirkan Program TEKAD. Inisiatif ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi di daerah yang selama ini kerap tertinggal.

Program TEKAD tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga pada penguatan struktur ekonomi desa yang berdaya saing. Untuk itu, program ini akan mendorong industrialisasi pedesaan berbasis potensi unggulan lokal.

Menteri Yandri Susanto menjelaskan bahwa setiap desa di Indonesia Timur memiliki keunikan dan potensi ekonomi yang berbeda-beda. Program TEKAD akan mendorong pengembangan klaster-klaster ekonomi desa berdasarkan keunggulan komparatif masing-masing wilayah.

Pengembangan klaster ekonomi desa akan didukung oleh penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, dan nilai tambah ekonomi, sehingga dapat menembus pasar yang lebih luas.

Program ini juga akan memfasilitasi akses pasar bagi produk-produk unggulan desa melalui berbagai kanal, termasuk pemasaran digital dan partisipasi dalam pameran. Dukungan branding dan packaging juga akan diberikan untuk meningkatkan daya tarik produk.

Kemitraan strategis dengan pelaku usaha besar, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian akan dijalin untuk mendukung pengembangan produk dan transfer teknologi. Kemitraan ini diharapkan dapat membawa inovasi dan nilai tambah bagi produk desa.

Capacity building bagi pelaku usaha desa akan menjadi komponen penting dalam program ini. Pelatihan tidak hanya terbatas pada aspek produksi, tetapi juga mencakup manajemen mutu, keuangan, dan pemasaran.

Dengan implementasi Program TEKAD yang konsisten dan terukur, diharapkan dapat terjadi lompatan pertumbuhan ekonomi di desa-desa Indonesia Timur. Ekonomi desa yang tumbuh dan berdaya saing akan menjadi penopang penting bagi ketahanan ekonomi nasional.

(Aqeela Inara)

Baca Juga: Harmonisasi Regulasi Penempatan PMI Di Yunani Jadi Fokus Pertemuan Wamen Kemnaker
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.