Jakarta: PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai kerja sama dalam pemanfaatan dan pengembangan infrastruktur gas bumi serta bahan bakar minyak (BBM) pada pekan lalu.
Kerja sama ini menandai langkah nyata sinergi antara BUMN dalam mendukung kemandirian energi, transisi energi, dan efisiensi logistik energi primer di Indonesia.
Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PLN EPI untuk memperkuat rantai pasok energi primer, terutama dalam pengembangan infrastruktur gas guna mendukung pasokan gas bagi pembangkit-pembangkit PLN di berbagai daerah di Indonesia.
"Sesuai dengan amanah RUPTL 2025-2034, PLN EPI terus melanjutkan pengembangan infrastruktur midstream gas/LNG di seluruh Indonesia, baik untuk mengkonversi BBM menjadi gas alam cair/Liquefied Natural Gas (LNG) maupun untuk pembangunan pembangkit-pembangkit gas baru yang mendukung pembangkit-pembangkit energi terbarukan," ujar Rakhmad dalam keterangan tertulisnya, pada hari Sabtu, 19 Juli 2025.
Ia menambahkan, dalam pengembangan infrastruktur midstream LNG ini, diperlukan integrasi dengan beberapa infrastruktur pelabuhan yang sudah ada untuk mempercepat proses dan meningkatkan efisiensi.
Pelindo sebagai mitra strategis
Lebih lanjut, Rakhmad menegaskan bahwa keterlibatan Pelindo Multi Terminal sebagai mitra strategis adalah langkah yang sejalan dengan semangat sinergi BUMN.
"SPMT memiliki jaringan pelabuhan dan infrastruktur yang berpotensi mendukung pengembangan infrastruktur gas/LNG yang saat ini sedang dikembangkan oleh PLN EPI. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penyampaian proyek sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi dan membuka peluang untuk pengembangan bisnis baru yang berbasis energi bersih dan efisien," imbuh Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati.
Selanjutnya, Erma menjelaskan bahwa Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk menjalin kerja sama dalam penyediaan infrastruktur Gas dan BBM bagi pembangkit PLN serta mengeksplorasi peluang bisnis lain yang dapat dikembangkan bersama.
Di samping itu, kerja sama ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi percepatan program transisi energi nasional yang sedang dijalankan oleh pemerintah.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo Multi Terminal, Ari Henryanto, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pengembangan infrastruktur energi nasional.
"Kami menyambut baik kolaborasi dengan PLN EPI. MoU ini menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki SPMT, yang sekaligus dapat mempercepat pengembangan infrastruktur midstream LNG yang saat ini sedang dilakukan oleh PLN EPI," kata Ari.
"Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi dalam upaya dekarbonisasi dan penguatan ketahanan energi nasional," pungkas Ari.