Dari Ketahanan Pangan Hingga Konektivitas, AHY Mengungkapkan Strategi Infrastruktur Nasional

Selasa, 13 Mei 2025

    Bagikan:
Penulis: Dharma Sakti
(Foto: Kemenkoinfra)

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meresmikan acara Konsultasi Regional (Konreg) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2025, yang dilaksanakan pada hari Jumat (9/5/2025) di Auditorium Kementerian PU, Jakarta. Dalam sambutannya, Menko AHY menekankan empat prioritas pembangunan infrastruktur yang perlu diperhatikan bersama dalam merancang dan melaksanakan kebijakan pembangunan nasional. "Saya ingin menyampaikan empat hal yang harus kita perhatikan dan semoga dapat didiskusikan lebih lanjut dalam forum konsultasi regional kali ini," ungkap AHY. Prioritas pertama, Menko AHY menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung ketahanan pangan, energi, dan air. Ia menyatakan bahwa mencapai swasembada pangan, energi, dan air bersih adalah tanggung jawab bersama, sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Ia memberikan contoh optimalisasi bendungan seperti Cirata dan Jatiluhur, yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber air dan energi, tetapi juga memiliki potensi sebagai kawasan wisata dan olahraga air. "Ke depan, kita harus terus fokus untuk mengoptimalkan fungsi bendungan, tidak hanya sebagai suplai air bersih dan irigasi pertanian, tetapi juga mendukung penyediaan energi terbarukan serta mendorong sektor ekonomi kreatif," jelasnya. Selanjutnya, Menko AHY menggarisbawahi pentingnya infrastruktur untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), melalui penyediaan fasilitas pendidikan, kesehatan, perumahan, pasar, dan sarana penunjang lainnya, termasuk olahraga. Menko AHY juga memberikan apresiasi terhadap proyek-proyek yang telah diresmikan bersama, seperti stadion olahraga, gedung fakultas, dan apartemen dosen, yang semuanya berperan dalam meningkatkan kualitas SDM.

Seluruh infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai sektor,” ujarnya. Prioritas ketiga adalah pengembangan infrastruktur yang dapat memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Menko AHY menyatakan bahwa semakin baik konektivitas, semakin terintegrasi Indonesia antarwilayah, antarprovinsi, kabupaten, dan kota, dengan tata ruang yang jelas. “Pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas ini tentunya akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan,” tambahnya. Terakhir, Menko AHY menekankan pentingnya infrastruktur yang mendukung ketahanan lingkungan. Meskipun isu ini disampaikan secara singkat, hal ini menjadi penutup dari empat fokus prioritas yang disampaikan Menko AHY dalam forum konsultasi strategis tersebut. Menutup sambutannya, Menko AHY mengajak seluruh jajaran kementerian dan lembaga untuk terus bersinergi dan menjaga semangat kolaborasi demi terwujudnya pembangunan infrastruktur yang lebih efisien, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Hadir dalam acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo; Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti; Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, Mohammad Zainal Fatah; serta para dirjen dan staf khusus di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum. Turut mendampingi Menko AHY, Deputi bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faisal; serta Staf Khusus Menko, Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, dan Herzaky Mahendra Putra.

(Dharma Sakti)

Baca Juga: Kinerja Ekspor Sektor IKFT Tembus US$ 12,8 Miliar, Siap Dongkrak Ekonomi 2026
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.