Pelajaran Dari Kim Kardashian: AI Tidak Bisa Gantikan Pendidikan Hukum Tradisional

, 16 November 2025

    Bagikan:
Penulis: Zidan Fakhri

Pengalaman Kim Kardashian yang gagal ujian hukum karena mengandalkan ChatGPT membuktikan bahwa teknologi AI tidak dapat menggantikan pendidikan hukum tradisional. Kasus ini menunjukkan pentingnya pendekatan konvensional dalam mempelajari hukum.


Kardashian mengaku terlalu percaya pada kemampuan ChatGPT dalam membantunya memahami konsep-konsep hukum yang kompleks. Namun, AI tersebut ternyata tidak mampu memberikan penjelasan yang mendalam dan akurat seperti yang dibutuhkan.


"Belajar hukum membutuhkan pemahaman konseptual yang mendalam, bukan hanya hafalan. ChatGPT tidak bisa memberikan nuansa dan konteks yang diperlukan," papar Kardashian.


Dia menambahkan bahwa meskipun teknologi bisa membantu dalam beberapa aspek, proses belajar yang sesungguhnya tetap memerlukan interaksi dengan pengajar, diskusi, dan studi kasus yang komprehensif.


Pelajaran dari pengalaman Kardashian ini semakin mengukuhkan pentingnya mempertahankan metode pembelajaran tradisional sambil memanfaatkan teknologi sebagai pelengkap, bukan pengganti.


(Zidan Fakhri)

Baca Juga: Masa Depan Esports Dipertaruhkan: Pro Player LoL Vs AI Grok Musk
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.